Bosan ke Pantai? Intip Pesona Magis Museum Bali, Destinasi Wisata Tertua di Jantung Denpasar
Denpasar – Berbicara tentang Bali, imajinasi kita seringkali langsung tertuju pada deretan pantai berpasir putih, beach club yang hits, atau sawah terasering di Ubud. Namun, bagi Anda yang ingin merasakan denyut nadi sejarah Pulau Dewata yang sesungguhnya, ada satu tempat yang wajib dikunjungi: Museum Negeri Propinsi Bali atau yang lebih dikenal sebagai Museum Bali.
Terletak strategis di jantung Kota Denpasar, tepatnya di sisi timur Lapangan Puputan Badung, museum ini menawarkan pelarian yang tenang dari hiruk-pikuk pariwisata modern.
Arsitektur yang Memanjakan Mata
Begitu menginjakkan kaki di gerbang masuk, pengunjung seolah ditarik lorong waktu ke masa lalu. Museum ini tidak berbentuk satu gedung besar modern, melainkan kompleks bangunan yang dirancang dengan gaya arsitektur khas Bali (Puri dan Pura).
Dinding bata merah yang kokoh, ukiran batu paras yang rumit, dan menara Kulkul yang menjulang menjadikan museum ini salah satu spot paling Instagramable dan autentik di Denpasar. Tak heran jika lokasi ini sering dijadikan tempat sesi foto pre-wedding.
Menengok Kehidupan Bali Tempo Dulu
Apa yang membuat museum ini spesial? Tentu saja koleksinya. Museum Bali menyimpan ribuan artefak yang menceritakan evolusi kehidupan masyarakat Bali dari zaman prasejarah hingga masa kerajaan.
Saat memasuki ruang pameran, pengunjung akan disuguhkan berbagai koleksi etnografi yang luar biasa. Mulai dari tekstil kuno, peralatan upacara keagamaan yang sakral, hingga peralatan pertanian tradisional yang unik.
![]() |
| Pengunjung sedang mengamati koleksi peralatan pertanian tradisional Bali yang terawat dengan baik di Museum Bali |
Seperti yang terlihat pada foto di atas, pengunjung dapat melihat langsung alat bajak sawah kuno dan perkakas harian yang digunakan leluhur orang Bali. Melihat benda-benda ini secara langsung seringkali memberikan sensasi "merinding" karena kita bisa membayangkan betapa sederhana namun bersahajanya kehidupan di masa lampau.
Wisata Murah yang Kaya Ilmu
Berkunjung ke Museum Bali tidak akan membuat kantong bolong. Dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau (kisaran Rp 5.000 - Rp 10.000 untuk domestik), Anda sudah bisa menikmati wisata edukasi kelas dunia.
Museum ini dibagi menjadi beberapa paviliun utama yang dinamai sesuai nama kabupaten di Bali, seperti Gedung Tabanan, Gedung Karangasem, dan Gedung Buleleng. Masing-masing gedung menyimpan klasifikasi koleksi yang berbeda, mulai dari topeng, keris, hingga sarkofagus.
Tips Berkunjung ke Museum Bali:
Waktu Terbaik: Datanglah pada pagi hari sekitar pukul 09.00 - 11.00 WITA untuk pencahayaan foto terbaik dan cuaca yang belum terlalu panas.
Pakaian: Meskipun bukan Pura, disarankan berpakaian sopan dan rapi untuk menghormati koleksi budaya.
Lokasi: Jl. Mayor Wisnu No.1, Dangin Puri, Denpasar. Parkir tersedia di area sekitar Lapangan Puputan.
Jadi, jika Anda merencanakan liburan ke Bali berikutnya, pastikan untuk menyisihkan waktu sejenak mampir ke Museum Bali. Temukan sisi lain Pulau Dewata yang penuh cerita, sejarah, dan keajaiban budaya.
Tonton Vlog Selengkapnya:
Penasaran dengan suasana lengkap di dalam museum? Tonton perjalanan seru kami menelusuri lorong waktu di Museum Bali pada video di bawah ini!



















Posting Komentar untuk "Bosan ke Pantai? Intip Pesona Magis Museum Bali, Destinasi Wisata Tertua di Jantung Denpasar"
Hai Sob, berikan komentarmu dengan sopan n NO SPAM.